Hidup Baru

65

Renungan Harian

Minggu, 12 April 2020

Hari Raya Paska

Yoh 20:1-9

 

Bacaan Injil Yoh 20:1-9

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap,
pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata kepada mereka, “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus, sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping, di tempat yang lain, dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Demikianlah Injil Tuhan.

Semarak ungkapan Selamat Paska menimbulkan pertanyaan dalam diri seorang anak kecil, “Ibu, apa itu Paska?”  Ibunya dengan lembut, bijak dan dengan bahasa sederhana mengatakan, “Paska adalah perayaan sukacita, di mana Yesus bangkit dari alam maut. Kebangkitan Yesus telah memberikan kita hidup baru.”

Anak itu lalu melanjutkan pertanyaan kepada ibu, “Apa itu hidup baru?” Si ibu agak terhentak dengan pertanyaan anak kecil itu karena ia seperti kurang mengantisipasi pertanyaan lanjutan itu. Untunglah sang ibu memberikan jawaban yang bijaksana.

Anakku yang terkasih.

Hidup baru adalah ketika engkau, anakku, selama ini bandel jadi penurut, ketika engkau suka melawan dan berubah menjadi taat, ketika engkau biasanya malas belajar dan berubah jadi anak yang rajin belajar. Jadi yang baru ialah baik, taat dan rajin.

Anak itu mengangguk dan seraya memeluk ibunya ia berkata, “Oh kalau begitu, Yesus itu Anak yang baik ya?” Ibunya memeluk balik dan mengatakan, “Benar, Yesus itu baik dan sungguh amat baik!”

Apa makna Paska buat kita? Bisa saja seputar jawaban ibu tadi kepada anaknya yakni Hidup Baru. Kita telah bangkit bersama Kristus maka hidup kita harus diperbarui yakni semakin dekat dengan Tuhan dan selalu mengandalkan Tuhan. Kini Dialah hidup kita.

Marilah kita tinggalkan segala penyakit kita seperti suka mengeluh, malas, sering kehilangan harapan, pesimis, takut dan mempersalahkan orang lain.

Mari kita mengenakan manusia baru, sukacita, optimis, semangat, tidak mudah mengeluh dan punya harapan. Paska berarti kita ikut bangkit bersama Kristus dan meninggalkan segala hal negatif dalam diri kita.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat Hari Raya Paska. Kristus Bangkit. Alleluya. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.

Romo Eman Kiik Mau Pr (Keuskupan Atambua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here