Jadikan Hatiku Istana CintaMu

290

katolikzone.com – Pernah mendengar atau menyanyikan lagu JADIKAN HATIKU ISTANA CINTAMU? Tahukan kamu cerita di balik terciptanya lagu ini? Berikut kami coba uraikan cerita di balik terciptanya lagu yang sangat populer saat ini, Jadikan Hatiku istana CintaMu.

Lagu JADIKAN HATIKU ISTANA CINTAMU kuciptakan 17 Maret 2008, jam 2 dinihari, di lantai RS PANTI RAPIH Yogyakarta saat menunggui ibuku opname 1 hari menjelang ibuku dipanggil Tuhan (18 Maret), di atas selembar Koran Kedaulatan Rakyat (mood kadang tidak bisa ditunda, harus segera ditulis). Syair lagu ini sebagaimana yang telah dikenal sekarang itu sebetulnya sudah kuubah dari aslinya agar syairnya bertema Ekaristi agar bisa dipakai kapanpun.

Saat menulis lagu ini saya sadar kondisi ibu tinggal menunggu waktu, karena ibu sudah koma. Dan kupikir ibu sedang dalam sakratul maut. Dan tiba-tiba terbayang olehku Jiwa Ibuku sedang dalam posisi akan menghadap Tuhan. Dan kuingin tahu apa yang dikatakan ibu kepada Tuhan untuk pertanggungjawabkan hidupnya. Muncullah syair itu : “Siapakah aku dihadapanMu Tuhan, Kau curahkan cintaMU, apakah artiku bagiMu, CintaMu setia selalu. Pantaskah ku kini kembali padaMU karena banyak dosaku, sering kuingkari cintaMU dalam langkah hidupku” dst dst yang memang cukup berbeda dari syair yang sekarang

Nah, pengertian JADIKAN HATIKU ISTANA CINTAMU (yang aslinya saat itu) mempunyai makna demikian : Saya tahu setiap orang punya dosa. Tentu termasuk ibuku juga. Siapa yang dapat memohonkan pengampunan dosa dari Tuhan bagi orangtua kalo bukan doa dari anaknya? Kata-kata Jadikan Hatiku istana cintamu itu sebetulnya makna awalnya (sebelum diubah) adalah : seolah kuingin katakan pada ibu “bu, melangkahlah, pulanglah pada Tuhan, yakinlah pada hatiku yang akan selalu mendoakanmu demi terbangunnya istanamu di alam bakamu (masuk sorga), kulakukan ini sebagai tanda terimakasihku atas cintamu ibu” (Sumber: Facebook L. Putut Pudyantoro)

Berikut kami sajikan lirik lengkap Jadikan Hatiku Istana CintaMu yang telah digubah oleh penciptanya, L. Putut Pudyantoro.

Jadikan Hatiku Istana CintaMu

Cipt: L. Putut Pudyantoro

Tata Suara: L. Putut Pudyantoro

Siapakah aku dihadapanMu Tuhan?
Kau curahkan cintaMu
Apakah artiku bagiMu?
CintaMu setia selalu

Pantaskah kumenyambut tubuh darahMu
Karena banyak dosaku
Sering ku ingkari cintaMu
Dalam langkah hidupku

Ampunilah aku, ampuni kalemahanku
Ampuni dosaku dalam kerahimanMu
Agar ku mampu wartakan kasihMu
Di dalam hidupku

Bersihkan hatiku dengan sucinya cintaMu
Jadikan hatiku istana cintaMu
Tempat yang layak untuk bersemayam
Tubuh dan darahMu.

Team kami mencoba untuk nyanyikan lagu tersebut. Berikut hasilnya. Silahkan dinikmati… beri masukan kepada kami di kolom komentar. Terima kasih.

Semoga informasi ini makin meneguhkan perjalanan iman kita, dan terlebih kita makin memaknai lagu ini, setiap kali kita menyanyikannya…. Siapakah aku ini di hadapanMu Tuhan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here