Kesetiaan Maria

171

Kesetiaan Maria, Katolikzone.com – tulisan ini dikirim oleh Marselus Mali Leto

katolikzone.com
katolikzone.com

Sahabat katolikzone yang terkasih, bapak Marselus Mali Leto adalah seorang PNS di kantor Kementerian Agama Kab. Sumba Timur dan menjabat sebagai analis kapasitas pengawas Pendidikan Agama Katolik.

Bicara kata CINTA & Bicara kata KASIH, adalah dua kata yang sering kita bicarakan,yang sering kita dengar tetapi bagaimana ke 2 kata ini secara nyata diwujudkan dinyatakan dalam hidup keseharian kita??? Kata cinta dan kasih tidak bisa terpisah dari apa yang kita sebut sebagai kehadiran diri. Ketika kita bilang”saya mengasihi kamu” kepada seseorang, maka pada saat yang bersamaan kita pun siap untuk hadir didalam kehidupan orang yang kita cintai; baik suka ataupun duka. Jangan sekali-kali bilang” saya mengasihi kamu” kalau dalam kenyataan kita tidak mampu hadir dalam hidup orang lain.

Kata cinta dan kasih tidak bisa dipisahkan begitu saja dari apa yang kita sebut sebagai kesetiaan. Jangan bilang saya mengasihi kamu” jika kita sendiri tidak mampu untuk setia. Jangan bilang kita mengasihi kalau hanya sebatas pada enaknya saja. Giliran ada masalah melempar tanggungjawab dan melarikan diri.

Bunda Maria adalah contoh dan guru hidup yang tegar, kerasnya tantangan didepan matanya tidak membuatnya kabur. Dan demi cintanya pada Sang Puteranya, ia pantang menyerah ketika para muridNya lari pontang panting meninggalkan Yesus karena mereka ketakuatan. Bunda Maria memilih untuk bertahan. Ia tidak takut. Ia tidak lari. Ia hadir untuk menemani puteranya. Ia pun setia untuk mendampingi Yesus sampai diatas salib.

Bagaimana dengan kita? Sebagai manusia terkadang kita mudah  putus asa, stress takut duluan. Belum memulai sesuatu sudah takut salah dan takut gagal. Padahal, mencoba saja tidak. Mimpi kita mau memiliki ini, memiliki itu, memiliki semuanya, aku mau sukses seperti dia tetapi si pemimpi sendiri tidak setia dan tidak hadir didalam mimpi itu sendiri untuk memulai bahkan takut memulai. Belajarlah dari Bunda Maria guru iman kita. Semoga aku, kamu dan kita semua harus tetap HADIR dan SETIA menjadi saksi Kristus yang hidup dimana saja dan kapan saja. Salam sejahtera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here