“Tuhan pung Rencana, Pasti Indah”

173

“Untuk segala sesuatu ada waktunya” (Pkh 3:1-11)

Sahabat katolikzone yang terkasih,

Jalan kehidupan yang kita lalui tidak selalu rata. Kadang kita merasa sudah berhasil dalam suatu usaha, dan di usaha yang lain kita harus berjuang atau bahkan tidak berhasil. Ketika kita berhasil, kita bergembira, tertawa dan merasa puas serta bangga. Saat kita masih harus berjuang dan gagal, atau ada rencana yang sudah kita susun dengan baik tetapi tidak dapat direalisasikan, kita menangis, kecewa serta putus asa. Kita mungkin bertanya,”Kenapa, Tuhan?”

Menurut Kitab Pengkotbah, semua itu tidak terjadi secara kebetulan. Allah mempunyai rencana kekal yang mencakup semua maksud dan kegiatan setiap orang di muka bumi. Segala sesuatu dalam alam ini dan dalam kehidupan manusia berada di bawah satu rangkaian rencana Allah. Ada masa yaitu suatu periode yang ditetapkan dan waktu yaitu kejadian yang ditentukan sebelumnya untuk semua yang terjadi di bawah matahari. Kejadian-kejadian yang kelihatannya kebetulan, semuanya merupakan bagian dari sebuah rencana yang sangat besar.

Semua kejadian dalam hidup manusia mulai dari saat lahir sampai meninggal terjadi dalam satu kurun waktu yang Tuhan telah tetapkan. Jadi, tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Itulah sebabnya seharusnya kita memaknai semua peristiwa dalam sudut pandang Allah sehingga setiap waktu yang ada akan menjadi waktu yang bernilai di hadapan Allah dan bukan sebaliknya. Jika kita memaknai waktu dari sudut pandang Allah, maka kita akan mempergunakan setiap waktu secara bertanggung jawab. Dan hal itu akan terlihat dalam setiap aktifitas kita sehari-hari di mana kita akan secara maksimal mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab kita bukan karena hasil yang akan kita dapatkan tetapi karena suatu komitmen kepada Allah.

katolikzone.com
Waktu Tuhan selalu yang terbaik (Photo: IG anggur_pagi)

Tuhan sebenarnya sudah memberikan tanda melalui banyaknya pengalaman hidup, bahwa Ia memiliki “waktu” untuk segala sesuatu dalam hidup kita. Maka, saat ini melalui kitab Pengkotbah kita Kembali diingatkan bahwa kita sebenarnya masih berada “di tengah jalan” penciptaan menuju kesempurnaan terakhir yang dipikirkan oleh Tuhan. Atau dengan bahasa yang lebih memotivasi, kita berada di dalam rencana Tuhan yang sering kita sebut indah. Tuhan selalu dan senantiasa menghantar kita, ciptaan-Nya, menuju penyelesaian dari rencana-Nya, yang kita sebut sebagai “penyelenggaraan Ilahi” (KGK. 302).

Semua yang boleh kita alami adalah penyelenggaraan Ilahi. Jika kita sungguh menyadari, selama hidup, karya Allah senantiasa menyertai hidup kita. Maka kita harus bisa memilih, mana yang baik yang menyenangkan Allah dan mana yang harus dilepas karena tidak sesuai rencana penciptaan dari Allah. Dengan hati nurani yang telah Allah anugerahkan, kita dimampukan untuk melakukan segala kebaikan.

Kita juga diminta untuk sabar, berpasrah dan menyerahkan semua rencana kita ke dalam tangan Tuhan. Memang untuk mencapai “waktu” Tuhan itu, akan banyak tantangan yang akan kita temui. Namun, apabila kita menjalaninya dengan iklas dan hati yang beriman pada Tuhan, kita pasti akan mendapat yang terbaik dari Tuhan. Karena, memang  Allah membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Salve!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here